Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P., memimpin langsung kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Kali Wae Lombur yang berlokasi di Kampung Buas, Desa Ngancar, Kecamatan Lembor, Senin 30 Maret 2026.
Kegiatan tersebut diawali dengan kehadiran rombongan Dandim di lokasi pada pukul 07.50 WITA dan dilanjutkan dengan pelaksanaan video conference (vicon) bersama Kasdam IX/Udayana pada pukul 08.30 WITA, yang turut diikuti unsur Forkopimcam serta masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kadis Bina Marga (Soyep Suhandi, ST.), Camat Lembor (Raimundus Majar, SP.), Pasi Ter Kodim 1630/Mabar (Kapten Inf. Alexander Maliri), Pasi Log (Kapten Inf. Daniel), Kapolsek Lembor (IPDA Vinsensius Hardi Bagus, S.I.P.), Ws. Danramil 1630-02/Lembor (Pelda Hendrikus Suryani), perwakilan Danlanal (Letda Laut (S) Frengky), Kepala Desa Ngancar (Pangkrasius Purnama), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Kampung Buas.
Pembangunan jembatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi jembatan sebelumnya yang dinilai kurang memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat. Akses yang terbatas dan kondisi jembatan yang tidak layak menjadi kendala, khususnya bagi anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah serta masyarakat yang melakukan aktivitas menuju ibu kota Kecamatan Lembor.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Kali Wae Lombur secara simbolis. Selanjutnya, Dandim bersama unsur pemerintah daerah dan aparat terkait juga melaksanakan pembagian sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Dalam keterangannya, Dandim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E., M.I.P., menyampaikan bahwa satuan teritorial, dalam hal ini Kodim, memiliki peran penting sebagai pelaksana tugas yang berada langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Satuan teritorial seperti Kodim merupakan ujung tombak dalam melaksanakan tugas yang diperintahkan oleh komando atas maupun program dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, kami hadir untuk memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkolaborasi agar pembangunan jembatan ini dapat terlaksana dengan baik hingga nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Lembor, khususnya di Kampung Buas dan sekitarnya.